Stroke merupakan penyakit yang membutuhkan perawatan medis segera karena memiliki risiko yang mematikan. Oleh karena itu penting untuk Anda mengetahui proses terjadinya stroke sehingga bisa memberikan penanganan yang tepat.

Penyebab Stroke

Stroke dapat terjadi karena dua penyebab, yaitu penyumbatan darah (iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (hemoragik). Stroke iskemik terjadi saat pembuluh darah arteri mengalami penyempitan sehingga suplai darah ke otak menjadi berkurang.

Sedangkan stroke hemoragik terjadi saat pembuluh darah di otak pecah dan mengakibatkan pendarahan. 

Proses Terjadinya Stroke Iskemik

proses terjadinya stroke

Penyempitan arteri di dalam otak (stenosis arteri intrakranial) bisa menimbulkan penyumbatan pembuluh darah di otak. Stenosis arteri intrakranial ini dapat terjadi karena adanya penumpukan plak di dalam dinding arteri. Penumpukan plak bisa disebabkan oleh kadar kolesterol yang tinggi.

Penumpukan plak di dalam dinding arteri dapat memicu stroke iskemik melalui tiga cara:

1.) Plak bertumbuh semakin besar menyebabkan penyempitan arteri hebat sehingga mengurangi suplai darah ke otak.

2.) Kemudian plak akan menjadi kasar lalu merusak dinding arteri, dan menyebabkan pembekuan darah. Sehingga aliran darah ke otak akan terhalang.

3.) Plak pecah lalu mengalir masuk ke dalam arteri yang lebih kecil dan semakin menghalangi pasokan darah ke otak.

Selain karena kolesterol tinggi, stenosis arteri intrakranial juga dapat disebabkan oleh faktor-faktor lain seperti:

1.) Penyakit tertentu, misal sindrom penyempitan pembuluh darah otak reversibel (RCVS) dan obesitas.

2,) Hipotermia.

3.) Pengaruh obat-obatan, seperti antidepresan, epinefrin, dekongestan, imunosupresan, obat migrain, obat penyakit Parkinson yang mempunyai efek samping penyempitan pembuluh darah.

4.) Stres berkepanjangan.

5.) Pola makan tidak sehat, seperti memakan makanan yang tinggi gula, lemak dan garam.

Gejala awal proses terjadinya stroke iskemik yang disebabkan oleh stenosis arteri intrakranial ini, meliputi:

1.) Kelemahan di salah satu sisi wajah.

2.) Lengan melemah di salah satu sisi.

3.) Mengalami kesemutan atau mati rasa pada satu sisi bagian tubuh.

4.) Bicara menjadi cadel.

herbal penyakit jantung buah merah

Herbal penyakit stroke berizin BPOM, tersedia kapsul dan minyak buah merah papua di Cahya Buah Merah Papua

>> lihat testimoni buah merah

Proses Terjadinya Stroke Hemoragik

Pembuluh darah arteri pada otak pecah sehingga terjadi pendarahan yang mengakibatkan sel otak iritasi dan bengkak (cerebral edema). Hal ini dapat menyebabkan hematoma atau kondisi darah yang menggenang dan menggumpal. Hematoma akan menekan jaringan otak sehingga aliran darah dapat terpengaruh dan menyebabkan sel-sel otak rusak atau mati.

Faktor-faktor yang dapat menjadi penyebab pembuluh darah pecah di otak, yaitu:

1.) Tekanan darah tinggi selama bertahun-tahun sehingga menyebabkan rapuhnya dinding pembuluh darah.

2.) Merokok, mengonsumsi alkohol, memakai narkoba.

3.) Cedera kepala berat.

4.) Tumor otak.

5.) Penyakit hati berat sehingga terjadi gangguan pada produksi pembekuan darah.

6.) Aneurisma, atau terjadinya pelebaran pada dinding pembuluh darah.

7.) Alzheimer atau demensia yang dapat menyebabkan kelainan dinding pembuluh darah.

8.) Malformasi Arteriovenosus atau kelainan melemahnya pembuluh darah disekitar otak seseorang sejak lahir.

9.) Kelainan pembekuan darah, seperti hemofilia dan anemia sel sabit yang membutuhkan obat pengencer darah. Efek samping obat tersebut dapat menimbulkan pendarahan pada otak.

Baca Juga : Nama Lain Stroke Dan Jenis-Jenis Penyakitnya

Gejala awal proses terjadinya stroke hemoragik ini, yaitu:

1.) Sakit kepala hebat secara mendadak.

2.) Kesulitan melihat pada satu atau kedua mata.

3.) Kesulitan dalam menelan.

4) Kesemutan atau kelumpuhan di wajah, lengan, atau kaki secara mendadak.

5.) Hilang keseimbangan dan pengendalian koordinasi anggota tubuh.

6.) Kebingungan atau mengigau

7.) Lesu, mengantuk dan hilang kesadaran akan sekitarnya.

8.) Mengalami muntah.

9.) Kesulitan berbicara, menulis, membaca atau memahami sesuatu.

Perlu Anda ketahui, baik stroke iskemik ataupun hemoragik dapat menyebabkan kelumpuhan permanen atau meninggal. Namun hal ini dapat Anda cegah dengan memberikan pertolongan medis secepatnya untuk pasien.

Dengan mengetahui proses terjadinya stroke dan memperhatikan gejala-gejala awal yang dialami penderitanya, Anda dapat menolong lebih banyak nyawa.

Klik Chat Sekarang!
Halo Kak... Apakah ada yang mau di tanyakan??
Keluhannya Sakit apa??